Sunday, June 12, 2011

sedikit cerita


Aku mencoba memandang tajam kearah semenanjak kenangan yang membuatku terus laju berfikir kearah sana. Aku coba menarik nafas dalam dan mencoba melupakan kenangan-kenangan indah sampai aku tak bisa diam untuk tidak menangis, akhirnya hanya rintihan sunyi dan air mata yang membeku me make up sudah pipiku. Selama lama aku mendiami semua kenangan kemudian ada seruan panggilan untukku melagkah menemui dan meninggalkan hal tangisku "Desi... Desii.. cepat kemari bantu ibu sebentar" oh ibuku memanggil dan segera aku hapus air beku di pipi seketika seperti tak ada sesuatu kenangan habis di tangisi

No comments:

Post a Comment